Xiaomi Smart Glasses, Kacamata Pintar yang Akan Jawab Kegagalan Google Glass

Rabu, 15 September 2021 - 08:39 WIB
loading...
Xiaomi Smart Glasses, Kacamata Pintar yang Akan Jawab Kegagalan Google Glass
Xiaomi Smart Glasses difungsikan sebagai perangkat wearable independen canggih, tapi dengan tampilan seperti kacamata biasa. Foto: dok Xiaomi
JAKARTA - Xiaomi baru saja mengenalkan perangkat wearable pintar terbarunya Xiaomi Smart Glasses . Bobotnya ringan sekali, hanya 51 gram. Desainnya juga stylish, tidak culun. Tapi fiturnya canggih. Mulai menampilkan pesan dan pemberitahuan, membuat panggilan, layanan navigasi, menangkap foto, hingga menerjemahkan teks di depan mata pengguna.

Demi mendapat bentuk menyerupai kacamata biasa, memang tantangannya cukup besar. Terutama dalam hal penempatan komponen serta tampilan. Berbeda dengan ponsel, kacamata memiliki ruang yang sangat terbatas. Jika terlalu banyak gimmick seperti Google Glass, konsumen tidak akan mau beli. Mereka (konsumen) menginginkan kacamata canggih yang terlihat seperti kacamata biasa.

BACA JUGA: Budget Pas-Pasan, Begini Cara Memilih Ponsel Entry-Level di 2021

Karena itu, Xiaomi Smart Glasses mengadopsi MicroLED imaging technology untuk menurunkan kebutuhan ruang dalam hal struktur desain kacamata, termasuk bobot dari perangkat.

Supaya bisa memasang perangkat tampilan ke dalam frame kacamata, teknologi MicroLED dianggap sebagai pilihan terbaik. Layaknya OLED, piksel MicroLED menyala secara individual. Sehingga tampilan bisa lebih terang dengan warna hitam yang lebih pekat.



Xiaomi Smart Glasses, Kacamata Pintar yang Akan Jawab Kegagalan Google Glass

Dengan struktur lebih sederhana, MicroLED memiliki kerapatan piksel lebih tinggi serta usia lebih panjang. Kelebihan ini membuka jalan bagi tampilan yang lebih ringkas sekaligus integrasi yang lebih mudah dengan lensa kacamata.

Xiaomi Smart Glasses hanya memiliki chip display berukuran 2,4 x 2,02 milimeter. Untuk memastikan cahaya yang cukup untuk melintasi struktur optik yang cukup kompleks sebelum ke mata meski di siang terik, pilihan jatuh kepada layar monokrom. Karena sangat efisien serta mampu menampilkan tingkat kecerahan maksimal hingga 2 juta nits.

Struktur kisi berukuran mikroskopik yang terukir di permukaan bagian dalam lensa memungkinkan cahaya dibiaskan dengan cara yang unik, dan aman untuk mata manusia.

Xiaomi Smart Glasses, Kacamata Pintar yang Akan Jawab Kegagalan Google Glass

Sebelum sampai ke mata, berkas cahaya dipantulkan berkali-kali. Sehingga bisa melihat dengan gambaran yang utuh dan meningkatkan kegunaan saat dikenakan.

Seluruh proses ini berlaku di dalam satu lensa dibanding produk lain yang masih menggunakan sistem lensa jamak atau cermin.
halaman ke-1
preload video
Komentar Anda